Acer Aspire P3 Di Depan Mata? Mimpi Menjadi Novelis Terlaris Kini Semakin Nyata!

Berisik, berantakan, dan siap meledak itulah tiga kata yang mewakili otakku. Hmm.. lebih tepatnya pemikiranku. Kata demi kata perlahan keluar dari kepalaku secara terus-menerus, mengalir tak terkontrol. Amoeba, wanita berkacamata, dunia angker sampai tokoh Hitler semuanya pernah hinggap dikepalaku. Itulah yang kualami. Resah, gelisah, sampai sakit kepala sebelah pernah kurasa. Tapi untunglah… pemikiranku menjadi terarah. Karena pada akhirnya kusadar ini bukanlah sebuah masalah, melainkan sebuah gairah yang harus kujamah.

Aku ingin sekali menjadi seorang novelis. Lebih spesifik lagi, seorang novelis terlaris. Mehidangkan sebuah sajian cerita manis dengan rasa yang berlapis kepada para bujang dan gadis adalah impianku sejak dahulu. Tapi.., entah kenapa mimpi itu seolah-olah jauh menghindar, pudar… Mungkin karena tuntutan keadaan atau karena kesibukan yang sudah menjadi teman. Dan kemudian, sebuah titik terangpun muncul dan berbisik “Aku perlu sebuah media teknologi yang tepat untuk mewujudkan impianku yang menawan, sebuah lampion penerang passion”.

 “Jika ingin meraih sebuah mimpi maka kita harus dapat mengembangkan bakat dan potensi diri”, itulah kira-kira nasihat yang seringkali kita dengar 10 tahun belakangan ini. Sebuah nasihat yang memberikan konsep bahwa kesuksesan kita tergantung dari apa yang kita upayakan. Kerja keras, banting tulang, peluh keringat dan haus dahaga harus kita lalui untuk menggapai sebuah impian yang menawan. Akibatnya, tingkat kecerdasanpun seringkali dijadikan tolak acuan. Tapi sekarang konsep itu perlahan-lahan mulai sedikit hilang terbawa arus gelombang zaman. Kini meraih mimpi tak lagi ditentukan oleh ukuran kepintaran, melainkan ditentukan oleh konsistensi dan sebuah bantuan. Dan bantuan itu bernama teknologi.

Teknologi membantu kita menggapai mimpi. Siapa yang berteman dengan teknologi yang tepat maka kesuksesanlah yang akan didapat. Setidaknya itulah yang bisa kusimpulkan ketika melihat Vernon beraksi membantai penghalang hidden passionnya sebagai DJ. Bersama media teknologi yang tepat yakni Acer Aspire P3, Vernon mampu membuktikan bahwa hidden passion bisa menjelma menjadi sebuah realita. 

 

Diremehkan, dikesampingkan dan beribu jalan berbatu yang dihadapinya seolah menjadi cambuk penyemangat untuk semakin mengikuti naluri passionnya. Mengasah keterampilan menjadi DJ dengan Acer Aspire P3 membuat orang di sekitar Vernon berpikir sinis dan pesimis. Tapi hal itu malah justru berbuah manis. Dengan waktu, kesempatan dan perangkat yang pas Vernon mampu membuat orang di sekitarnya berbalik berdecak kagum. Kini Vernon tak lagi dipandang sebelah mata, namun sebaliknya, dipuja-puja. Kisah inspiratif ini benar-benar membuka mata dan pikiranku.

Sepertinya selama ini aku menggunakan media teknologi yang salah untuk mewujudkan hidden passionku. Ribet, kurang produktif dan tidak dinamis itulah yang kurasakan selama menggunakan perangkat komputer PC rumahan. Ketika sebuah ide cerita datang disaat keyboard sudah jauh melayang maka ZAP!, hilanglah sudah bahanku.  Belum lagi rasa penderitaan saat mengerjakan 10 halaman naskah yang seketika musnah menjadi abu karena mati lampu, arggh TIDAK!!!. Bantuan teknologi yang lebih dari sekedar komputer rumahan harus ada digenggaman tanganku. Tapi memilih teknologi yang tepat bukanlah perkara yang mudah. Ada 1001 macam teknologi diluar sana yang siap menyapa. Beraneka ragam kegunaan dan harga yang menggoda menuntut kita untuk berpikir ganda. Dan diantara beragam teknologi yang ada, Acer Aspire P3 menawarkan hal yang berbeda.  Sebuah teknologi masa depan yang akan membuat kita menjadi yang terdepan.

SPESIFIKASI SINGKAT

Prosessor               Intel Core i5-3339Y
                              Intel Core i3-3229Y
Layar                      11.6 Inch HD, IPS
Operating system    Windows 8
Berat                      800 g (tab)
                              599 g (keyboard cover)
                              1.39 kg (tab + kb cover)
Baterai                    6 jam
Dual-camera
Penyimpanan SSD
Memori DDR3
Dolby® Speaker
Wireless LAN

Acer Aspire P3 mengusung konsep teknologi Hybrid Ultrabook™ yang merupakan perpaduan tablet dan notebook. Mengetik berbagai tugas dan dokumen layaknya notebook serta mengaplikasikan perangkat ini layaknya tablet adalah hal yang konkret. Lantas bagaimana dengan spesifikasinya? Acer Aspire P3 menggunakan teknologi intel Y series yang sangat hemat daya. Dan SSD yang dibenamkan pada perangkat ini membuat pemakainya tidak perlu khawatir terhadap berbagai guncangan. Ditambah lagi balutan layar 11.6 inch HD berteknologi IPS yang tentunya akan semakin memanjakan kedua mata kita. Pengalaman menggunakan layar sentuhpun menjadi semakin lebih berkesan berkat kemampuan multi touch hingga 10 jari. Tak ketinggalan perangkat kamera depan dan belakang yang tersemat makin memudahkan kita menjerat momen yang mencuat. Baterai yang tahan hingga 6 jam serta sistem operasi Windows 8 yang tertanam akan membuat pemakainya semakin betah berlama-lama dengan perangkat ini. Acer Aspire P3 merupakan produk yang memadukan mobilitas dan produktivitas yang benar-benar CERDAS!

Acer Aspire P3 adalah media yang tepat untuk mewujudkan impianku menjadi novelis terlaris. Dengan kedinamisan dan kemudahan untuk bisa dibawa kemana-mana, aku bisa menuangkan berbagai ide yang muncul dengan leluasa. Menuangkan ide ceritapun menjadi lebih mudah karena perangkat ini punya fitur instant on dan sistem boot yang cepat. Ketika ada ide dadakan, Acer Aspire P3 bisa langsung kunyalakan. Jadi tak ada alasan loading lambat yang kan menghambat.

Desain keyboard chiclet yang terkoneksi dengan Bluetooth yang nyaman dan rupawan akan membuat jemariku semakin asyik menari-nari kesana kemari. Matakupun takkan terasa lelah menatap rangkaian kata di layar HD berteknologi IPS. Huruf demi huruf siap kugores merangkai sukses. Disaatku jenuh dan butuh penyegar ide, Acer Aspire P3 seketika menjadi teman dengan beragam fasilitas hiburan yang ditawarkan. Tinggal ganti mode tablet dan perangkat inipun siap menjadi magnet. Menonton video dengan gambar yang tajam dan suara audio yang jernih tentu akan membangkitkan ide-ide brilianku. Mengolah bait kata, mencari referensi data dan cerita di berbagai kota kini tak lagi ada derita. Dengan bantuan Acer Aspire P3 didepan mata, impianku menjadi novelis terlaris akan semakin nyata! ;)


 .

.

 .

.

 .

.

Leave a reply

*

* Copy this password:

* Type or paste password here:

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>